KPU DKI JAKARTA SELENGGARAKAN GERAKAN MELINDUNGI HAK PILIH PEMILU 2019

17-10-2018    10:00:00 Dibaca : 325 x

kpujakarta.go.id - Rabu, 17 Oktober 2018, tepat 6 bulan sebelum pemungutan suara Pemilu Serentak 2019, KPU DKI Jakarta menyelenggarakan Gerakan Pengecekkan DPT Serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) ini diselenggarakan di seluruh Posko  GMHP di kantor PPS di masing-masing kelurahan.  Salah satu lokasi Gerakan Pengecekkan DPT Serentak Nasional adalah di PPS Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan dimana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Ph.D dan keluarga, beserta beberapa pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hadir untuk memeriksa di DPT.

Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos mengatakan program ini ditujukan untuk memastikan semua warga DKI Jakarta yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dalam DPT Pemilu Serentak 2019 dan memastikan pemilih yang tidak memenuhi syarat tidak terdaftar dalam DPT. 

“Ini adalah gerakan melindungi hak pilih, sehingga pada hari pemungutan suara, tanggal 17 April 2019 nanti, semua warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih dapat memberikan suaranya di TPS” kata Betty.

KPU DKI Jakarta membuka Posko GMHP yang tersebar di 267 kantor PPS, 44 kantor PPK, 6 kantor KPU Kabupaten/Kota, dan 1 KPU Provinsi DKI Jakarta, sehingga total Posko yang siap melayani pemilih di DKI Jakarta sebanyak 318 posko. Seluruh Posko tersebut didirikan sejak 1 Oktober 2018 sampai dengan 28 Oktober 2018. Selain mengecek di Posko-Posko yang tersedia, warga DKI Jakarta juga dapat memeriksa namanya secara on line di portal KPU yaitu; https://sidalih3.kpu.go.id atau www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau https://infopemilu.kpu.go.id/pilpres2019/pemilih/cari-pemilih

“Dalam waktu tersebut pemilih yang belum terdaftar atau ingin melaporkan perbaikan data dapat melapor di seluruh Posko yang tersedia dengan membawa KTP Elektronik dan Kartu Keluarga” ungkap Betty.

Ia berharap program GMHP ini mampu menggugah kesadaran seluruh warga DKI Jakarta untuk aktif memberikan masukan dan tanggapan terhadap DPT Pemilu 2019, sehingga kualitas DPT di DKI Jakarta semakin komprehensif, akurat dan terkini.

“Besar harapan kami seluruh masyarakat dapat mengecek data dirinya karena ini adalah ikhtiar kami dalam melayani pemilih dengan sebaik-baiknya pada Pemilu 2019” ujar Betty

Sampai dengan tanggal 11 Oktober 2018, KPU DKI Jakarta telah menerima tidak kurang  9.914 warga yang mendatangi Posko-Posko di seluruh DKI. Laporan tersebut terbagi dalam kategori Pemilih yang belum terdaftar sebanyak 6.644 pemilih, pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 1.823 pemilih, dan laporan perbaikan elemen data sebanyak 1.447. Data ini akan terus berubah sesuai dengan jadwal pelayanan Posko sampai dengan 28 Oktober 2018.

File Lampiran :